Pelaksana Proyek Rehabilitasi Gedung Pusdai Abaikan Keselamatan Pekerja

Cibinong, (BERITASATOE.COM) –  Pelaksana Proyek Rehabilitasi Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Kabupaten Bogor diduga abaikan keselamatan para pekerjanya.
Pasalnya berdasarkan pengamatan awak media ini di lokasi proyek tersebut terlihat para pekerja tidak ada yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan para pekerja dari kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja.
Edi selaku Konsultan Pengawas pada proyek senilai Rp. 12. 902.908.000,- rupiah saat dikonfirmasi mengaku sudah melakukan teguran terkait penggunaan APD tersebut. Namun sepertinya diabaikan oleh pihak penyedia jasa.
” Terkait penggunaan APD sudah saya tegur, untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan mandor atau pihak pelaksana,” kata Edi di lokasi, Senin (25/10).
Ditempat yang sama Ahdiyat perwakilan penyedia jasa dari PT. Ardico Artha Multimoda saat dikonfirmasi terkait penggunaan APD tersebut kepada wartawan mengatakan, ” semua pekerja sebenarnya sudah dianjurkan untuk menggunakan APD lengkap, tapi gimana ya, susah juga karena mereka merasa tidak betah memakainya.
Itu APD  malah pada numpuk di bedeng  Ahdiyat,” jelas Ahdiyat
Perlu diketahui penggunaan APD wajib diterapkan dalam satu manejemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagaimana yang diatur dalam undang-undang No 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja. (San)