Unggah Video Ancaman Kepada Media, Akhirnya Ketua GMBI Pesawaran Minta Maaf

Pesawaran, (BERITASATOE.COM) – Sebuah video berdurasi 29 detik yang beredar  berisi ungkapan Abdul Manaf selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Kabupaten Pesawaran yang menanggapi terkait berita penangkapan dua oknum anggota LSM GMBI yang diduga melakukan pemerasan, dianggap sangat emosional, Jum’at (31/12/2021).

Dalam Vidio yang diunggahnya, Abdul Manaf mengklarifikasi penangkapan anggota GMBI oleh Polres Pesawaran. Namun disayangkan dalam video tersebut Abdul Manaf melontarkan kata kata yang diduga berisi pengancaman terhadap awak media yang memberitakan kejadian tersebut

“KTA dan surat tugas ternyata sudah tidak hidup lagi artinya bukan GMBI lagi. Saya selaku ketua GMBI tolong yang memberitakan segera di hapus apa bila tidak mau menghapus maka akan benturan dengan LSM GMBI seluruh Lampung tolong segera di hapus,” sebutnya dalam video itu, Kamis (30-12-2021).

Hanya berselang beberapa jam Ketua GMBI Pesawaran Abdul Manaf kembali menayangkan video yang diunggah di beberapa grup whatsapp berisi permintaan maaf kepada seluruh awak media.

“Assalamualaikum, salam sejahtera untuk kita semua. Saya atas nama Ketua GMBI Distrik Pesawaran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besar nya. Kepada semua pihak khususnya media online, elektronik dan media cetak, atas kekhilafan dan kesalahan ucapan yang saya sampaikan melalui vidio yang telah beredar,” Ucapnya.

“ Pada dasarnya bahwa saya tidak ada niat atau pun tujuan untuk mengancam atau mengintimidasi rekan rekan media semua itu karena murni kekhilafan saya. Oleh sebab itu saya atas nama pribadi dan LSM GMBI mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak” Pungkasnya. ( Robby / Red ).