Bincang-bincang Kehidupan, “Ketauhidan dan Introspeksi Diri”

BERITASATOE.COM, – Setelah Agama diperdebatkan dimana-mana, namun tiada reaksi, kemaslahatan yang murni dan ikhlas , tiada hikmah dan karomah.

Nur cahaya diri meredup , akan tetapi yang tampil perkataan, pembahasan dan perdebatan saja yang memenuhi perasaan. Akibatnya pertentangan, perselisihan dan pertengkaran semakin meluas.

Frekuensi jiwa berubah menjadi penampilan dan kesenangan diri, ambisi dan kebanggaan bergulir tampa makna. Dan biasanya orang seperti ini banyak disukai manusia umumnya karena pinter cerita yang membuat orang tertawa terbahak-bahak.

Paparan tentang agama dari ayat Alqu’ran dan Hadist, cerita sejarah dan para mujahid dimana- mana, terjadilah kenyataan apa yg Rasul katakan.
“Banyaknya Ulama tampa ilmu dan kedalaman pemahamannya, ibadahnya hanya cerita, tak bernilai sama sekali,”.

Dan apabila ada pertentangan, langsung angkat bendera, menunjukan golongan jamaahnya terbesar dan jutaan ummat sebagai pengikut yang ada dibelakangnya.

Jadi terkenal seantero jagad, ujungnya ikutan dalam dunia, dukung-mendukung politik pengejaran kekuasaan dan jabatan.

Hilang sudah rasa malu kepada Alloh. Tapi ceritanya dialah yg paling dekat dengan Allah, inilah Ulama yg tanpa Kualitas Ilmu dan Iman , gambaran Ulama akhir zaman.

Akibatnya terpecahlah Islam menjadi 73 golongan, 72 golongan sesat semua dan hanya satu golongan saja yg tidak sesat yaitu, As – Sunah

Mereka ini yg menjaga kestabilan alam dan isinya dengan akhlaq dan Ibadahnya

Tingkat Keyakinan seorang Hamba Alloh terbagi 3 ( tiga ) , bagian,

1. IlMUL YAQIN
Ilmul yaqin adalah orang yang menyakini segala sesuatu berdasarkan ilmu.
Seseorang yang beragama pada tingkat ini hanyalah yakin karena “kata orang”.

Maka ia pun akhirnya menerima saja apa yang dikatakan oleh orang-orang tanpa melakukan penyelidikan atau mendalami secara sungguh-sungguh agamanya sendiri.

Contoh:
Air laut, ia hanya mengetahui dari orang atau dari buku bahwa rasa air laut itu asin.

2. AINUL YAQIN
Pada tingkatan Ainul Yaqin dimana keyakinan seseorang yang telah menyaksikan apa yang selama ini ia yakini melalui ilmunya.
Dan ia baru yakin setelah melihat langsung dan merasakan sendiri bahwa air laut memang rasanya asin.
Sayyidina Abu Bakar As Siddiq ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئًا إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ فِيْهِ

“Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Alloh pada sesuatu tersebut”

Ucapan Sayyidina Umar bin Khattab ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئً إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ قَبْلَهُ

“Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Alloh sebelumnya”

Ucapan Sayyidina Usman bin Affan ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئًا إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ بَعْدَهُ

“Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Alloh sesudahnya”.

3. HAQQUL YAQIN
Haqqul yaqin adalah kemantapan dalam pendirian yang kokoh setelah ia mengetahui kemudian ia melihat dengan penyaksian kebenarannya lalu kemudian tertanam penuh dalam hatinya.

Pencapaian yang tertinggi ini menutup segala celah keraguan di hatinya yang dalam,

“SEGALA SESUATU APAPUN YANG TERLIHAT,
TIDAK ADA, YANG ADA MELAINKAN ILMU ALLOH TA’ALA,
SEGALA SESUATU APAPUN YANG TERDENGAR TIDAK ADA, YANG ADA MELAINKAN QALAM ALLOH TA’ALA, DAN TIDAK ADA YANG TERASA MAUPUN DIRASAKAN MELAINKAN SIRRULLOH ATAU ZATTULLOH”

Nah,
Biasanya orang seperti ini lebih selalu menjaga komunikasi atau hubungannya atau Dzikrullah kepada Alloh Swt, satu-satunya tempat bermohon Ampunan dan Perlindungan

Karena Islam itu ada dalam jiwa , di hati yang suci , Dzikrullah nya lebih Agung baginya, bukan mengagungkan dirinya dihadapan manusia, maka orang seperti ini sedikit sekali berbicara karena akan mengganggu hubungannya dengan Alloh Swt

Tidak ada waktu baginya untuk perdebatan, kecuali Dzikrullah merasakan ketajaman getaran frekuensi jiwanya dalam meraih ridho Alloh dan terus meningkatkannya sampai reaksinya dapat sinergi dengan seluruh isi dan alam semesta

Orang seperti ini yg bekerja adalah gerak dari ilmu Alloh , sehingga mengatur, menata, menjaga dan menyelamatkan apapun yg ada adalah hasil dari izin, syafaat dan ridho Alloh semata

Org seperri inilah yang disebut “INSAN KAMIL” yang Alloh hadirkan ke dunia sebagai Khalifah untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan dan kehancuran di akhir zaman ini

Kiranya bermanfaat dan berkah, Insyaallah

Renungkanlah…!

 

BOGOR, Minggu 28 Agustus 2022.

Penulis: Mr.Joma