Jalan Wisata Gunung Pancar Lumpur Merah, Diduga Ini Penyebabnya

BABAKAN MADANG, (BS) – Jalan Wisata Gunung Pancar, tepatnya jalan akses Pasar Rakyat Babakan Madang di Desa Sumur Batu, terendam lumpur sepanjang lebih kurang 100 meter.

Hal ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (4/5/2022) sore

Hingga berita ini diunggah belum berhasil memperoleh keterangan dari pihak Pemerintah Desa Sumur Batu maupun pihak Pemerintah Kecamatan Babakan Madang.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak pemerintah setempat sudah di ingatkan adanya temuan sejumlah truk terekam kamera, pada Senin lalu tanggal 25/4/Pukul 13.19 WIB.

Sejumlah truk ukuran tersebut dipergoki sedang mengangkut tanah merah sedang melaju di Jalan Wisata Gunung Pancar menuju persimpangan Pasar Babakan Madang. Hingga hal ini sudah dilaporkan kepada pihak Desa dan Kecamatan setempat.

Dalam penelusuran saat itu, diduga tanah merah yang diangkut truk ukuran sedang tersebut diduga berasal dari lokasi perataan tanah yang berlokasi sekitar 20 meter dari seberang Pasar Rakyat Babakan Madang, tepatnya di RT 08/03 Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Saat dikonfirmasi, Petugas dari unit terkait di Kantor Kecamatan Babakan Madang, Ahmad “mengaku belum mengetahui adanya aktifitas pemindahan material tanah merah dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Menerima laporan ini, pihaknya akan melapor kepada pimpinan dan akan terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kebenarannya informasi tersebut.

Sementara, sumber dari Pemerintahan Desa Sumur Batu yang juga dikonfirmasi, (25/4) siang, mengatakan belum mengetahui adanya aktifitas tersebut dan akan segera melaporkan kepada Kepala Desa serta berkordinasi dengan unit terkait di Pemerintah Kecamatan Babakan Madang.

“Beberapa bulan lalu saya pernah melakukan peneguran kepada pekerja di lokasi itu untuk membersihkan tanah merah yang berceceran dijalan. Adanya laporan ini akan kita tindak lanjuti ke kecamatan,” tutup Ahmad. (Wengz).

Dilokasi ini terlihat sebuah alat berat berada di atas lahan yang berbukit dan sejumlah pekerja serta jejak tanah merah di jalan beton milik Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut. Hingga berita ini dimuat belum diketahui terkait kelengkapan perijinan aktifitas dilokasi proyek tersebut.