Breaking News
Daerah  

Kabupaten Bogor Dipilih Jadi Tuan Rumah Gerakan Tanam Cabai Serentak se-Indonesia

CIBINONG, (BS) – Kabupaten Bogor dipilih menjadi tuan rumah kegiatan Gerakan Tanam serentak se-Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) pusat dan Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi untuk mematangkan persiapan pencanangan Gerakan Tanam Cabai serentak se-Indonesia yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (13/2).

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Siti Chomzah menerangkan, rapat koordinasi ini dalam rangka mematangkan rencana Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah pencanangan Gerakan Tanam Cabai (Gertam Cabai) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

“Rapat ini adalah tindak lanjut dari rapat-rapat sebelumnya, sebelumnya dilakukan survei lokasi pencanangan, yang dihadiri oleh Tim TP PKK Pusat, Badan Pangan Nasional, jajaran Pemkab Bogor dan TP PKK Kabupaten Bogor,” terang Siti Chomzah.

Siti menambahkan, rencananya Alun-Alun Cirimekar di Kecamatan Cibinong akan dijadikan lokasi pencanangan Gertam Cabai pada tanggal 4 Maret 2024 mendatang. Dan hari tersebut juga bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52.

Ketua Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Pusat, Ai Dariah Gede Suratha menjelaskan, Kabupaten Bogor terpilih menjadi tuan rumah pencanangan Gertam Cabai yang bertepatan dengan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52.

“Selain Gertam Cabai, akan dilaksanakan juga Gerakan Pangan Murah, kampanye stop boros pangan yang merupakan permasalahan nasional yang sangat mendesak. Kemudian ada kegiatan edukasi peningkatan gizi terutama pada anak usia sekolah, pameran UMKM, dan kegiatan lainnya,” jelas Ai.

Ai mengungkapkan, Alun-Alun Cirimekar di Kecamatan Cibinong yang diusulkan jadi lokasi pencanangan, menurut hemat kami sangat representatif. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan tanam cabai kepada masyarakat. Dimana cabai menjadi salah satu komoditas yang kerap memberikan dampak kepada inflasi setiap tahunnya.(San)