Inah Imbau Masyarakat Dukung Keberlangsungan Program JKN-KIS

Cibinong, (BERITASATOE.COM) – Fokus sebagai jaminan semesta bagi warga Indonesia membuat BPJS Kesehatan gencar menyosialisasikan mendaftarkan seluruh masyarakat sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan masyarakat terdaftar dengan beberapa segmen kepesertaan dengan mutu pelayanan tanpa diskriminasi.

Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan segmen kepesertaan yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Inah (51) warga Kampung Cipeucang Kabupaten Bogor menjadi warga yang terdata di Dinas Sosial untuk didaftarkan jaminan kesehatan sebagai peserta segmen PBI APBN yang iurannya ditanggung penuh oleh pemerintah pusat.

“Saya sangat bersyukur sudah terdaftar dan iurannya gratis ditanggung penuh oleh pemerintah. Walaupun hak rawat inap di kelas 3 (tiga) tapi selama saya pakai berobat gak ada pengalaman layanan yang buruk. Selama ini, saya dan keluarga hanya manfaatkan untuk berobat rawat jalan seperti keluhan demam dan batuk pilek,” ujar Inah, Kamis (18/03).

Ditemui di kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, Inah berniat mengaktifkan kembali kepesertaan anak-anaknya yang dinonaktifkan karena data padanan dengan Kependudukan Catatan Sipil. Tidak butuh waktu lama, Inah mengurus kepesertaan anaknya agar aktif. Ketika berobat di Puskesmas Kemuning, ia ditolak karena mendapati kepesertaanya nonaktif sehingga terpaksa berobat dengan biaya pribadi.

“Anak saya mau berobat biasanya bisa pakai kartu JKN-KIS, tapi kemarin ditolak karena statusnya gak aktif, langsung saya urus karena bagi saya terdaftar aktif pada Program JKN-KIS ini sangat penting. Sakit bisa terjadi kapan saja apa lagi saat pandemi seperti sekarang, jadi sudah seharusnya antisipasi untuk keadaan tak terduga,” tambah Inah.

Di tengah kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi untuk Inah dan keluarga membuatnya bersyukur sudah terdaftar aktif Program JKN-KIS tanpa memikirkan biaya iuran setiap bulan. Ia mengetahui konsep gotong royong yang diimplementasikan pada Program JKN-KIS. Hal tersebut membuat ia berharap pada pemerintah dan masyarakat mampu untuk rutin membayar iuran.

Pada akhir wawancara dengan tim Jamkesnews dengan rasa syukur ia berterima kasih pada pemerintah yang telah menyelenggarakan Program JKN-KIS. Demi keberlangsungan Program JKN-KIS dan konsep gotong royong peserta yang sehat dan rutin membayar iuran membantu pasien yang sedang sakit yang membutuhkan layanan kesehatan. (San)